Cara Mudah Belajar Bahasa Arab Untuk Pemula


 

Cara Mudah Belajar Bahasa Arab Untuk Pemula



Sudah berupaya dengan keras mencari serta mencoba cara tepat belajar bahasa arab namun tetap saja tidak membuahkan hasil yang maksimal?

Sebelum lanjut baca, mari renungi firman Allah ta’ala di bawah ini bersama!

 

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya (al-Qur’an) dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf [12]: 2)

 

Lihatlah bahasa Alquran yang setiap hari kita baca dalam shalat kita!

 

Berbahasa Arab bukan?

 

Maka, sebagai seorang muslim ataupun muslimah yang paling penting buat kita dari itu semua adalah dengan menguasai bahasa Arab kita akan terbantu memahami isi Kitab Suci kita dan perkataan Nabi Muhammad SAW

 

Namun masalahnya dimana?

 

Ibarat kita membuat kue, salah urutan memasukkan tepung, telur, mentega dan bahan lainnya berakibat fatal, yaitu gagalnya adonan kue kita dan berakhir dengan gagal total.

 

Begitupun ketika kita belajar bahasa Arab, hal yang sama juga berlaku.

Berikut Langkah-langkahnya :

 

Langkah I: Latihlah Bunyi Huruf-Huruf Arab !

 

Iya, hal pertama yang wajib kita lakukan sekarang juga adalah berlatih mengucapkan bunyi huruf-huruf dalam bahasa Arab.

 

Terlebih khusus 10 huruf berikut ini:

 

Tsa’ (Tsa – Tsi – Tsu)

Ha’ (Ha’ – Hi’ – Hu’)

Kho (Kha – Khi – Khu)

Dzal (Dza – Dzi – Dzu)

Syin (Sya – Syi – Syu)

Shod (Sha – Shi – Shu)

Dhood (Dha – Dhi – Dhu)

‘Ain (‘A – ‘I – ‘U)

Ghoin (Gho – Ghi – Ghu)

Qoof (Qo – Qi – Qu)

 

Kuncinya, jangan menunda, semakin kita menunda maka semakin jauh kita dari impian bisa menguasi bahasa Arab dalam waktu yang relatif singkat.

 

Langkah II: Gunakan Kosakata Bahasa Arab Dari Yang Paling Sering Kita Jumpai!

 

Selesai dari langkah I, kita sekarang sudah lancar mengucapkan bunyi huruf dalam bahasa Arab.

 

Lakukan langkah II ini secara berkala dan tambahkan stok kosa kata baru bahasa arab kita dengan menggunakan buku saku berjudul Kamus Arab Indonesia Sehari-hari.

 

Atau hafalkan kata kata berikut karena kita pasti sering menjumpai kata kata jni.

Kita bisa mengunduhnya secara gratis di sini. [KamusAl-Munawwir]

 

Sekarang Kita akan terkejut begitu mendapatkan diri kita sangat mudah mengutarakan sesuatu dengan Kosa Kata Bahasa Arab.

 

 

Langkah III : Pelajari Kaidah Bahasa Arab Seperlunya !

 

Ilmu Nahwu dan Ilmu Sharaf!

 

Kedua ilmu tersebut sebenarnya hanyalah 2 cabang dari sekian banyak cabang ilmu bahasa Arab yang memuat kaidah-kaidah (grammar) dalam bahasa Arab.

 

Pertama Ilmu Nahwu, bertugas menjelaskan kepada kita posisi sebuah kata dalam kalimat atau menentukan keadaan baris akhir suatu kata(kalimat kalau dalam Bahasa arab).

 

Mirip dengan Contoh dalam Bahasa Indonesia:

 

Saya makan nasi di Restoran  tadi pagi

 

Berikut perjelasan posisi kata-kata yang membentuk kalimat di atas:

 

Saya : Subjek

Makan : Prediket

Nasi : Objek

Restoran : Keterangan Tempat

Tadi Pagi : Keterangan Waktu

 

Berikut contoh dalam bahasa Arabnya:

 

Ana Aakulu Al-Aruzza Fi Math’am Minang Hadzas Shobaah

 

Ana : Saya – Subjek dalam bahasa arab disebut Fa’il

Aakulu : Makan – Prediket dalam bahasa arab disebut Fi’il

Al-Aruzza : Nasi – Objek dalam bahasa arab disebut Maf’ul

Fi Math’am  : Di restoran  – Keterangan Tempat dalam bahasa arab disebut Zharaf Makan

Hadzas Shobah : Tadi pagi – Keterangan Waktu dalam bahasa arab disebut Zharaf Zaman


Kita bingung?

 

Saya tahu kenapa, karena stok kosa kata bahasa arab kita masih sangat terbatas.

 

Ingat! langkah III ini kita lakukan setelah atau bersamaan dengan langkah II yang sudah saya jelaskan di atas.

 

Akan tetapi, Kita wajib tahu bahwa kata dalam bahasa Arab itu sangat unik, tidak bakalan ada di bahasa manapun.

 

Ini pula yang menjadi hikmah mengapa Alquran yang kita baca setiap hari Allah turunkan dengan bahasa Arab.

 

Apa itu?

 

Setiap baris akhir dari sebuah kata dalam bahasa Arab tergantung posisinya dalam kalimat.

 

Kedua Ilmu Sharaf, bertugas menjelaskan kepada kita tata cara perubahan bentuk kata dalam bahasa arab.

 

Contoh:

 

Rumah dalam bahasa Arab : Baitun (satu rumah), Baitaani (dua rumah), Buyuutun (tiga rumah atau lebih)

 

Perubahan bentuk kata seperti itu dipelajari dalam ilmu sharaf.

 

Coba periksa di buku saku Kamus Arab Indonesia Sehari-hari di atas, apakah memuat perubahan bentuk kata seperti di atas atau tidak, kalau tidak silakan tinggalkan komentar di kolom komentar.

 

Bilapun kita masih merasa bingung dengan langkah III ini, saya akan memberikan tips yang sangat mudah yang tidak akan kita dapatkan di blog atau website lain.

 

Apa itu?

 

Karena kita adalah pemula dalam belajar bahasa Arab, inilah tips sangat mahal dan kita patut bersyukur telah membacanya sampai di sini.

 

Saya yakin, insya Allah, apabila kita mulai sekarang, cita-cita kita menguasai bahasa Arab akan terwujudkan dalam waktu dekat.

 

Tunggu Pelajaran selanjutnya….semangat belajar


Bagi yang setuju mau lanjut belajar lagi komen dibawah ,.....terima kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar