TP 1. Kompetisi dalam Kebaikan


 



TP 1. Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja

Bagian  I  : Tujuan Pembelajaran per pekan Kompetisi dalam Kebaikan

a Tujuan pembelajaran pekan pertama: Melalui metode talaqqi dan peer teaching, peserta didik dapat membaca Q.S. al-Maidah/5: 48 tentang kompetisi dalam kebaikan dan Q.S. atTaubah/9: 105 tentang etos kerja dengan tartil dan sesuai kaidah tajwid serta terbiasa tadarus Al-Qur`an setiap hari. 

b Tujuan pembelajaran pekan kedua: Melalui metode drill and practice dan metode sorogan, peserta didik dapat menghafal Q.S. al-Maidah/5: 48 dan Q.S. at-Taubah/9: 105 dan hadis tentang kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja dengan fasih dan lancar. 

c Tujuan pembelajaran pekan ketiga: Melalui model inquiry learning, peserta didik dapat menganalisis asbabun nuzul dan tafsir Q.S. al-Maidah/5: 48 dan Q.S. at-Taubah/9: 105 

d Tujuan pembelajaran pekan keempat: Melalui model pembelajaran discovery learning, peserta didik dapat menganalisis manfaat dari penerapan perilaku kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja dalam kehidupan sehari-hari. 

e Tujuan pembelajaran pekan kelima: Melalui model pembelajaran berbasis proyek (project based learning), peserta didik dapat membuat dan menyajikan paparan tentang Q.S. alMaidah/5: 48 dan Q.S. at-Taubah/9: 105 dan hadis tentang kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja.

A. Menghafal QS. Al-Maidah ayat 48

Huruf Latin 

Wa anzalnā ilaikal-kitāba bil-ḥaqqi muṣaddiqal limā baina yadaihi minal-kitābi wa muhaiminan 'alaihi faḥkum bainahum bimā anzalallāhu wa lā tattabi' ahwā`ahum 'ammā jā`aka minal-ḥaqq, likullin ja'alnā mingkum syir'ataw wa min-hājā, walau syā`allāhu laja'alakum ummataw wāḥidataw wa lākil liyabluwakum fī mā ātākum fastabiqul-khairāt, ilallāhi marji'ukum jamī'an fa yunabbi`ukum bimā kuntum fīhi takhtalifụn


B. Terjemah Q.S. al-Maidah/5: 48

“Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (Muhammad SAW) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan.” (Q.S. al-Maidah/5: 48)

C. Isi Kandungan Q.S. al-Maidah/5: 48

Q.S. al-Maidah/5: 48 mengandung pesan-pesan mulia sebagai berikut: 

1. Allah SWT. memberikan ujian kepada hambaNya melalui manusia serta memberi kesempatan agar berlomba-lomba dalam kebaikan

 2. penegasan bahwa Alquran telah membawa kebenaran dan telah membenarkan kitab-kitab sebelumnya

 3.  Alquran adalah kitab suci yang tidak akan berubah meskipun satu huruf. hal ini berbeda dengan kitab suci lainnya

 4. syariat setiap umat berbeda-beda, sesuai dengan kondisi pada zamannya namun secara akidah tujuannya sama yaitu mentauhidkan kepada Allah SWT

 5. perintah kepada umat Islam agar memutuskan perkara berdasarkan Alquran

 6. Perintah  menggunakan akal dan Segala potensi yang telah diberikan oleh Allah SWT agar menjadi umat yang Terus maju bergerak dan berkembang menjadi lebih baik

 7. Allah SWT memberikan kepada tiap-tiap umat syariat tersendiri untuk menguji sejauh mana mereka dapat mengimplementasikan syariatnya yang tertuang dalam Kitab Samawi masing-masing

 8. perintah untuk berkompetisi dan menjadi yang terbaik sesuai dengan petunjuk yang termuat dalam kitab suci mereka

 9. anjuran menyempurnakan ibadah dengan melaksanakan amalan-amalan sunnah

 10. peringatan bahwa pada akhirnya manusia akan kembali kepada Allah SWT dan akan mempertanggungjawabkan semua amalannya semasa di dunia di akhirat kelak

 11. berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa syukur atas segala limpahan anugerah Allah Subhanahu Wa Ta'ala


D. Asbabun Nuzul Q.S. al-Maidah/5: 48 

Asbabun nuzul dan arti Al-Qur'an surat Al Maidah ayat 48 patut kita ketahui untuk mempertebal keimanan kita kepada kitab-kitab Allah SWT. Dalam ayat tersebut Allah SWT menegaskan bahwa sebelum Al-Qur'an , telah diturunkan kitab-kitab lain seperti Zabur, Taurat , dan Injil. Ayat ini turun karena adanya penyelewengan dan tindakan menyembunyikan kebenaran ajaran syariat dari kitab-kitab yang dibawa oleh nabi dan rasul sebelum Nabi Muhammad SAW . Orang-orang ini menyembunyikan ajaran yang benar dan menggantinya sesuai kepentingan mereka. Diriwayatkan, kala itu, ulama-ulama Yahudi mencoba menghilangkan hukum rajam dari kitab mereka untuk pelaku zina. Lalu mereka menguji Rasulullah SAW agar mengadili kasus perzinaan dari kalangan mereka. Rasulullah pun mengadili berdasar kitab suci Yahudi, Taurat.

Ibnu Katsir mengatakan bahwa Al-Qur'an adalah kepercayaan, saksi, dan hakim atas kitab-kitab yang sebelumnya. Allah SWT telah menjadikan kitab Al-Qur'an yang agung ini yang Dia turunkan sebagai akhir dari kitab-kitab Nya dan merupakan pamungkasnya paling agung dan paling sempurna.

Ibnu Abbas menjelaskan Nabi SAW disuruh memilih. Jika beliau suka, boleh memutuskan perkara di antara mereka (kaum Ahli Kitab); dan jika tidak suka, beliau boleh berpaling dari mereka, lalu mengembalikan keputusan mereka kepada hukum-hukum mereka sendiri. Maka turunlah firman-Nya: dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. (Al-Maidah: 49); Dengan turunnya ayat ini Rasulullah SAW diperintahkan untuk memutuskan perkara di antara mereka (Ahli Kitab) dengan apa yang terdapat di dalam kitab kita, yakni Al-Qur'an





Tidak ada komentar:

Posting Komentar